Cari Blog Ini

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 05 Desember 2012

5 Usaha/Bisnis yang Paling Digemari dan yang Kurang Digemari Di Aceh



Bisnis-Bisnis Favorit Masyarakat Aceh

  1. Warung Kopi Internet (WiFi Cafe)

Tidak perlu dipertanyakan lagi kenapa bisnis ini menjadi favorit nomor satu di Aceh, coba tanyakan saja pada siapa saja apa bisnis yang paling digemari di Aceh, sebagian besar pasti menjawab dengan tubuh mengeluarkan api dan petir sambil berteriak "Waruuunngg Koooppiiii".. :O Masyarakat Aceh dikenal sebagai masyarakat yang sangat gemar minum kopi dan nongkrong diwarkop terutama yang ada fasilitas WiFi (internet drastis)-nya (termasuk penulis). bahkan ada yang sampai berjam-jam! (tidak termasuk penulis). walau akses internetnya terkadang lamban karna harus dibagi2 dengan pengguna lain yang bejibun, bahkan ada yang dengan biadabnya mendownload file berukuran besar dengan IDM tanpa memikirkan keselamatan jiwanya andai kata ketahuan (halah). pengunjung warkop akan slalu ada dan ramai dikunjungi khususnya anak2 muda dengan berbagai tujuan seperti buat tugas (kebanyakan cuma alasan), sekedar nongkrong, temenin pacar, dsb..Aceh adalah daerah dengan jumlah warung kopi terbanyak didunia, bahkan sudah banyak warkop2 yang sebesar hotel.. ;O 

Contoh Kape Wipi

     2. Kios Rokok dan Bensin

Coba perhatikan dijalanan2, hampir disetiap ada trotoar, tiang listrik, pasti ada kios rokok n bensinnya (disamping sampah dan sapi). sipenjual menjual banyak barang walaupun pengunjung hanya mampir untuk membeli rokok atau bensin saja (barang lain nyaris tak tersentuh). kurang begitu jelas penyebab menjamurnya kios2 rokok di Aceh. namun menurut saya pribadi, banyaknya peminat bisnis ini karena bisnis ini tidak membutuhkan modal yang besar, skill, pendidikan atau fusik yang baik. cukup kemampuan jual-beli saja. saya perhatikan juga, rata-rata pemilik kios rokok adalah orang yang suka bermalas-malasan, tidak suka bekerja keras, hanya ingin duduk didalam kios berjam2 dari buka hingga tutup menunggu pembeli. memang tidak semuanyaa.. tapi kebanyakan seperti itu, cb deh diperhatiin..

karena penjelasannya negatif bukan bearti kita bisa nyalahin bapak ini y?


     3. Toko HP dan Pulsa

Toko HP, pulsa dan servis juga sudah mulai banyak di kota Banda Aceh saja. belum daerah lain. bisnis ini menjadi daya tarik karena handphone dan pulsa sudah menjadi kebutuhan pokok di era gombalisasi saat ini.. (buat gebet cewek)..



     4. Exploitator/Agen Pengemis

g tau apa bahasa resminya, sebut saja exploitator karena pekerjaannya mengeksploitasi orang2 miskin dan cacat untuk menjadi pengemis. ini merupakan fenomena perkotaan saat ini. perhatikan saja betapa banyaknya pengemis dikota ini. setiap kali saya lg nangkring diwarkop, aya pernah menghitung ada sekitar sebelas pengemis yang keluar masuk stiap x saya nongkrong (belum seharian). dan semuanya orang yang berbeda. saya malas memberi mereka sedekah bukan karna saya pelit (alasan), namun karna uang tersebut bukan untuk mereka melainkan untuk si Boss atau makelar. dan mereka hanya mendapatkan sebagian saja. inilah fenomena saat ini karena semakin sulitnya mendapatkan pekerjaan khususnya untuk penyandang cacat dan tuna pndidikan.







     5. Warung Nasi

Warung Nasi, kasusnya hampir sama dengan warung kopi karena jumlahnya yang terus bertambah stiap harinya. hanya saja yang dijual adalah nasi (yaiyalaahhhh!!).. apakah karna masyarakat Aceh gemar memasak atau karena masyarakat doyan makan diwarung (biasanya anak kos). bisnis ini terus tumbuh berkembbang seiring dengan perkembangan zaman dan pertambahan jumlah penduduk dan masyarakat masa kini yang menginkan segalanya cepat saji..


Warnas, salah satu usaha terkaporit hampir distiap daerah


nah itu tadi dia bisnis-bisnis yang menjadi trend di Aceh saat ini, sekarang kita telaah bisnis yang kurang populer di Aceh.. yuk kita simak.. ;)


      1. Book Store (bahasa Indonesianya Toko Buku)

Sepertinya tidak perlu dipertanyakan, perhatikan saja setiap toko buku didaerah ini pasti sangat sepi pengunjung, hanya beberapa kalangan saja yang datang seperti Nerd (org yg emang kutu pemakan buku (freak)), pelajar dan mahasiswa (itupun karna disuruh beli sama guru/dosennya). hal ini disebabkan oleh masih rendahnya minat baca masyarakat Aceh (termasuk penulis). berbeda dengan daerah lain yang toko bukunya selalu penuh. Dijamin toko Buku ternama akan menghindari daerah ini sebagai target market selanjutnya, karna TARGET MARKETNYA emang g ada!!!



      2. Book Rent (bahasa Indonesianya Rental Buku dan Komik :D yeeeyy)

Tempat ini menyewakan buku2 seperti Novel, Komik, Ensiklopedia, dsb. namun kasusnya sama seperti toko buku, kebanyakan langsung tutup pada 2 bulan pertama usahanya karena tidak kunjung dikunjungi. bisnis ini sepi peminat karna masih rendahnya minat baca masyarakat (termasuk penulis -_____-").



      3.  Membuat dan Menjual Kerajinan Tangan

Tempat yang menjual hasil2 kerajinan tangan dapat dihitung dengan jari. sangat disayangkan karna daerah kita ini menyandang jargon "Bandar Wisata (yang katanya) Islami" yang seharusnya kaya dengan kerajinan2 khas dari daerah masing2. hal ini disebabkan karena masih sepinya pembeli/peminat produk kerajinan karena minimnya persepsi masyarakan tentang seni (termasuk penulis T.T), berbeda dengan daerah lain yang kaya akan kerajinan dan seninya yang dibudidayakan dan dikelola dengan baik.



      4. Pengumpul Reptil (Reptil Hunter Jia'omenggeuh)

Didaerah Jawa sana, bisnis ini menjadi favorit masyarakat desa2 terpencil.. para pemburu berburu hewan repti seperti katak, biawak, tokek, kura2, buaya, dan sejenisnya. lalu dijual ke pengrajin untuk diolah kulitnya menjadi aneka kerajinan seperti tas, ikat pinggang, dompet, dsb.. kadang2 dagingnya juga bisa dijadikan pengganan dan onat tradisional.. di Aceh, jangan harap masyarakat Aceh mau melakukan ini, pekerjaan ini sangat tidak berkelas, kotor, dan berbahaya. orang Aceh sukanya yang bersih2. duduk diblakang meja diruangan ber AC, dengan baju seragam dan mobil dinas. blablabla..



      5. Pedagang Asongan

Saya perhatikan kebanyakan abang2 yang berjualan dipinggir jalan di lampu merah, kebanyakan berkebangsaan Jawa. belum pernah saya lihat Orang Aceh disitu.. mungkin karena pekerjaannya kurang bergengsi, kan udh saya bilang orang Aceh itu sukanya yang bersih2.. diruangan ber AC, mobil dinas, bla bla bla..



Demikianlah tulisan saya tentang 5 usaha yang digemari dan kurang digemari di Aceh versi saya.. semoga menambah wawasan kita semua.. mUuChI3 eAa uDh MaO bHacHaAa.... ;) (alay detected)